Ketika Berpikir itu Merugikan “When Think is Useless”

Ketika Berpikir

 

 

 

 

 

 

Manusia diciptakan didunia ini berasal dari tanah “Adam”. Adam merupakan manusia pertama yang diciptakan di dunia ini dan dibekali dengan akal dan nafsu yang membuat malaikat pun terkagum – kagum dengan Adam.  Dan wanita pertama diciptakan dari tulang rusuk adam yaitu hawa, wanita adalah mahluk ciptaan Allah yang dibekali rasa kasih sayang yang tinggi. Dan manusia yang selanjutnya lahir dari tetesan air mani. Begitulah yang tersirat dalam Al –Qur’an yang tak ada keraguan didalamnya.

Akal hal yang paling istimewa dalam hidup ini, tanpa akal tak akan peradaban, tak aka ada teknologi, tak akan ada budaya dan tak ada bedanya manusia dengan hewan. Tapi apa jadinya jika perangkat ini “akal” kita gunakan terus menerus untuk hal yang tidak penting ?

Akal bagai senjata yang ampuh, pemungkas dan tiada tanding. Masalah yang ada dipecahkan dengan akal manusia yang hanya sekian Kg.  Namun senjata pemungkas ini juga bisa melukai bahkan membunuh diri ini. Jika ia tak kita batasi, pikiran bisa menyayat jiwa, perlahan tapi pasti ataupun instan dengan bunuh diri.

Seperti yang dibahas dalam buku The Magic karangan Rhonda Byrne terkait hukum tarik menarik “ Kemiripan menarik kemiripan”. Semua kemiripan  yang ada didunia ini saling tarik menarik seperti partikel atom yang kecil bahkan planet yang besar sekalipun. Begitupun pikiran, pikiran juga teribat dalam hukum alam ini. Jadi apa yang anda pikirkan akan menarik kemiripannya dalam bentuk real. Namun Pikiran ini tiada batas, tiada kenal waktu dan tiada henti, Pikiran akan terus berkelana kearah yang dia mau. Jika tak dibatasi maka terjadi kecendurangan tiba tiba merasa senang dan tiba tiba merasa kehilangan semangat tergantung dia berkelana kearah mana. Kearah gelap atau kearah yang berwarna.

Tak ada orang yang mau rugi, namun kerugian akan menghampiri orang orang yang tidak menggunakan akalnya dengan baik.  Karena apa yang dipikirkan akan mempengaruhi segalanya. Saat berpikir kita cenderung fokus dan mengabaikan segalanya termasuk kenikmatan hidup yang sekarang ini.

 

Sayangi waktu anda dan sayangi akal anda dengan tidak usah memikirkan hal hal yang merugikan, sesuatu yang tidak bernilai. walau ada didepan mata, walau terdengar , bahkan walau tercium. Tinggalkan saja dan mari nikmati apa yang dihadapi wajah kita sekarang, yang dihadapi tangan kita sekarang, yang dihadapi kaki kita sekarang, yang dihadapi tubuh kita sekarang, yang dihadapan mata kita sekarang yang bisa kita lihat, rasakan dan bisa kita dengar. Rasakan dan Nikmati. Jika anda mau untung, akal perlu digunakan  untuk apa yang kita hadapi sekarang untuk sekarang atau mendatang.

 

“Lebih baik menghadapi hal yang pasti dan menguntungkan dari pada hal yang tidak pasti apalagi merugikan.”  By emanundip

 

 

Bogor, 9 September 2013

emanundip

Categories: Motivasi | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: